Kisah Hidup Ed Sheeran (Biografi)
Belakangan ini para pencinta musik, sedang diramaikan dengan kehadiran musikus muda bernama Ed Sheeran. Yap!, siapa sih yang gak kenal penyanyi tampan ini, apalagi salah satu lagunya yang berjudul Shape Of You sempat populer dan terus diputar di hampir semua radio-radio di dunia termasuk Indonesia.
Penyanyi muda berkebangsaan Inggris ini, kini begitu diperhitungkan di industri musik dunia. Ed Sheeran yang melakukan debut pertamanya lewat album bertajuk “+” pada tahun 2011 ini bisa dikatakan sukses besar dalam mencuri perhatian dengan single berjudul The A Team yang sukses besar dipasaran.
Pemilik nama asli Edward Christopher Sheeran ini lahir pada 17 Februari 1991, dan lahir di Halifax, Inggris, namun dibesarkan di Framlingham,Suffolk. Selain dianugerahi dengan suara emas, Ed Sheeran juga termasuk musisi yang cukup jenius dalam menulis lagu, selain itu, ia juga pandai dalam memainkan beberapa alat musik seperti gitar dan piano.
Nah kamu yang menjuluki dirinya sebagai seorang Sheerios(julukan untuk para fans Ed Sheeran), pasti sudah tau tentang perjalanan karir idola kalian yang penuh lika-liku kehidupan. Dari tidur di pinggir jalan, gagal dalam audisi, tampil di panggung-panggung kecil hingga berhasil menjadi artis dunia yang dielu-elukan oleh para fansnya.
Jika kamu perhatikan, kisah hidup dari Ed Sheeron ini bisa kalian gunakan sebagai inspirasi loh, dimana kegigihan dan pantang menyerah selalu tertanam di dalam diri Ed Sheeran. Untuk lebih jelasnya, Blog Unik kali ini akan memaparkan beberapa pengalaman hidup dari Ed Sheeron yang bisa begitu mengispirasi, berikut ulasannya!.
Namun tak sedikit yang memuji tindakan dari orang tua Ed waktu itu, terbukti sekarang Ed tumbuh menjadi penyanyi kebanggaan dunia dan musisi yang jenius.
Bakat menyanyi Ed Sheeran, muncul sejak usia empat tahun. Di usianya yang belum genap lima tahun, Ed Sheeran sudah bernyanyi di depan para jemaat gereja di Framlingham. Ed kecil, yang semakin percaya diri dengan kemampuannya di bidang musik, mulai mengasah bakatnya dengan mengambil kelas gitar pada usia 11 tahun. Melalui kelas gitar itulah dia bertemu dengan Damien Rice, sosok musisi yang menginspirasinya untuk mulai menulis lagu.
Ed memang baru memulai debut di tahun 2014, tapi dunia musik sebenarnya sudah ditekuninya sejak lama. Di tahun 2005, ia pernah merilis album bertajuk The Orange Room dan ketika itu Ed masih berusia 13 tahun. Satu tahun setelahnya, Ed merilis album bertajuk Ed Sheeran dan disusul “Want Some?” pada tahun 2007. Pada tahun 2008, Ed pindah ke London dan pada tahun 2009 ia memainkan lebih dari 300 pertunjukan live dan pertunjukan walaupun dipanggung-panggung kecil.
Ed mengungkapkan jika masa remajanya adalah momen yang tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Saat masih berusia 16 tahun, ia pindah ke London dan kuliah di salah satu universitas musik yang ada di sana. Namun, ketika masa belajarnya telah habis, ia tak punya uang untuk menyewa tempat tinggal.
Oleh karena itulah selama dua tahun lamanya, ia menjadi seorang gelandangan selama dua tahun lamanya, ia juga pernah tidur di kawasan kereta bawah tanah dan juga bergilir untuk bermalam di rumah salah seorang temannya. Bahkan Ed mengaku pernah tidur beberapa hari di sudut luar Istana Buckingham yang memiliki saluran pemanas, dan disanalah ia menulis lagu Homeless.
Tak hanya di Istana Buckingham, Ed mengaku juga sempat memanfaatkan daerah Circle Line di stasiun kereta bawah tanah usai dia tampil di panggung-panggung kecil di tahun-tahun awal karirnya sebagai penyanyi.
“Selesai manggung, biasanya aku langsung pergi ke stasiun bawah tanah, menunggu di sana hingga jam 5 pagi saat stasiun di buka. Lalu pergi ke Circle Line dan tidur di sana sampai jam 12 siang. Bangun, lalu pergi manggung lagi. Berulang terus seperti itu setiap hari. Tidak terlalu buruk juga,” ucap pelantun Shape Of You tersebut.
Setelah mengalami frustasi dengan kariernya di London, Ed mantap pindah ke Los Angeles dan di sanalah ia bertemu Jamie Foxx yang melihat bakatnya. Ketika itu, Ed diizinkan untuk tinggal di rumah Jamie Foxx sehingga ia bisa melakukan rekaman di sana. Setelah namanya mulai dikenal, Ed pun ditawari kontrak oleh Atlantic Records. Dan di mulai dari sanalah Ed Sheeran mulai dikenal sebagai penyanyi yang berbakat.
Prestasi Ed Sheeran seperti tidak ada habisnya. Sukses sebagai seorang penyanyi, Ed pun membantu beberapa musisi ternama untuk urusan menulis lagu. Ed tercatat terlibat kerja sama dengan Taylor Swift dan berkolaborasi dalam lagu Everything Has Changed. Selain itu, Ed pulalah yang menulis lagu Little Things dan Over Again di album One Direction.
Bakatnya yang luar biasa membawa karya-karyanya seperti “The A Team” dan “Lego House”, dapat meraih berbagai penghargaan Platinum serta nominasi Lagu Terbaik pada Grammy Awards 2013, dan nominasi Artis Pendatang Baru Terbaik pada Grammy 2014.
Pada 2013, Ed Sheeran berhasil membuatnya berkibar dengan berduet bersama Taylor Swift melalui lagu “Everything Has Changed”. Pada awal 2017, penyanyi yang sempat mengisi “The Hobbit: Desolation of Smaug” (2013), dan “The Fault in Our Stars” (2014) ini hadir dengan album terbarunya Divide (2017), yang dirilis Maret 2017.
Masih banyak sekali kisah hidup Ed Sheeran yang sangat menginspirasi kita, tapi saya rasa cukup beberapa kisahnya untuk memotivasi kalian, sekian terimakasih.
Komentar
Posting Komentar